4 Ilmu dari Masa Kuliah yang Saya Gunakan di Blog

4 Ilmu dari Masa Kuliah yang Saya Gunakan di Blog

Mungkin yang membaca postingan blog ini ada yang tau, ada juga yang nggak tau tentang latar belakang pendidikan yang saya miliki. Sebelum menjadi seorang full time blogger seperti sekarang, dulu saya adalah seorang mahasiswi Program Studi (Prodi) Inggris atau yang dulu lebih dikenal sebagai Jurusan Sastra Inggris di Universitas Indonesia (UI) Depok. Dalam postingan blog https://thejournale.com/kuliah-di-ui/ saya juga pernah berbagi tentang pengalaman saya kuliah di UI sebagai minoritas, dan di postingan blog ini saya akan secara spesifik bercerita tentang ilmu-ilmu yang saya dapatkan saat kuliah.

Saat masih kecil, saya sudah tau kalo saya sangat mencintai dunia menulis, dan saya pun sempat bercita-cita ingin menjadi seorang jurnalis atau wartawan. Apalagi, dulu almarhum Papa saya sangat suka membaca koran. Ketika duduk di bangku SMP, saya sempat tertarik ingin belajar Psikologi bila nanti saya kuliah, tapi saya kemudian menggugurkan keinginan itu ketika saya melihat buku-buku tebal Psikologi milik kakak sepupu yang kini bekerja menjadi seorang psikolog dan dosen.

Hingga akhirnya tiba waktu saya untuk menentukan pilihan jurusan kuliah, saya ngotot mendaftar di universitas negeri sekalipun kedua orangtua nggak yakin saya akan diterima. Untungnya, takdir cukup baik untuk mengizinkan saya kuliah di UI, khususnya di Prodi Inggris walaupun sebenarnya Prodi Inggris bukan pilih pertama saya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu kuliah, saya malah amat bersyukur dan bahagia karena bisa kuliah di Prodi Inggris karena saya mendapatkan banyak ilmu yang akhirnya bisa saya aplikasikan di blog.

4 Ilmu dari Masa Kuliah yang Saya Gunakan di Blog
Source: https://www.freepik.com/free-photo/mortar-board-graduation-diploma_3276349.htm#page=1&query=education%20degree&position=1

Berikut ini adalah 4 ilmu dari masa kuliah di Prodi Inggris yang saya gunakan di blog sampai sekarang:

1. Ilmu Berpikir Kritis

Selama kuliah 4 tahun di Prodi Inggris, UI, salah satu ilmu yang amat bermanfaat bagi saya adalah ilmu untuk berpikir kritis. Sebagai mahasiswi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya yang mendapatkan gelar Sarjana Humaniora setelah lulus, kami belajar banyak sekali ilmu yang nggak pernah terbayangkan oleh saya, di mana salah satunya kami mendapatkan mata kuliah Filsafat Dasar. Dengan belajar filsafat, kami belajar untuk berpikir kritis, nggak hanya untuk kuliah, tapi bahkan bisa saya aplikasikan ke dalam blog dan kehidupan saya hingga saat ini.

2. Ilmu Menulis Kreatif

Saya jatuh cinta pada dunia menulis ketika saya berusia 12 tahun dan tulisan pertama saya terbit di koran. Awalnya saya kira saya hanya akan belajar Bahasa Inggris ketika masuk Prodi Inggris, tapi ternyata saya salah. Mata kuliah favorit saya selama kuliah adalah Creative Writing di mana saya belajar menulis kreatif, khususnya menulis fiksi dalam Bahasa Inggris. Ilmu menulis kreatif yang saya peroleh saat kuliah amat berguna sampai sekarang, dan bisa dibilang, ilmu tersebut turut membantu saya dalam meniti karir sebagai seorang blogger.

3. Ilmu Berbicara di Depan Umum

Selain menulis, saya juga cukup tertarik dengan pekerjaan yang melibatkan kegiatan perbicara di depan umum atau public speaking. Saat kuliah, Public Speaking juga merupakan salah satu mata kuliah wajib dari program studi di mana ada almarhum Bapak Cornelius Sembiring yang menjadi dosen saya. Beliau sangat berjasa bagi saya, dan karena nilai saya di mata kuliah tersebut cukup bagus, saya bahkan pernah direferensikan beberapa job untuk menjadi MC dalam Bahasa Inggris untuk beberapa acara. Nggak hanya menjadi MC, ilmu public speaking yang saya dapatkan saat kuliah juga amat berguna bagi saya saat ini, terutama ketika saya diminta menjadi seorang pembicara pada beberapa acara yang berkaitan dengan blogging dan media sosial. 🙂

4. Ilmu Berbahasa

Sepertinya sih, ketertarikan berbahasa memang sudah ada di darah keluarga saya. Yang jelas, saat kuliah di Prodi Inggris, kemampuan berbahasa dan ketertarikan saya pada bahasa juga semakin bertambah. Saya beruntung, nggak hanya belajar Bahasa Inggris dan mendalami Bahasa Indonesia saja, selama kuliah saya juga berkesempatan belajar bahasa lain, seperti Bahasa Italia, Bahasa Spanyol, dan Bahasa Turki. Ilmu berbahasa yang saya pelajari saat kuliah pada akhirnya membantu saya untuk bisa berbahasa dengan baik, baik secara lisan maupun tulisan, yang kemudian bisa diaplikasikan dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.

Saya bersyukur banget karena bisa mendapatkan kesempatan untuk kuliah di Prodi Inggris, UI. Nggak kebayang deh gimana jadinya kalo saya nggak kuliah di sana. Sepertinya saya memang sudah ditakdirkan kuliah di jurusan dan kampus tersebut, hingga akhirnya saya bisa terus mendalami dunia menulis dan menjadi seorang full time blogger seperti sekarang. 🙂

Oh iya, kalo kamu gimana nih? Apa ilmu dari masa kuliah yang kamu gunakan sampai sekarang–bahkan mungkin kamu aplikasikan juga pada pekerjaanmu saat ini? Yuk share juga di kolom komentar. Terima kasih sudah mampir dan membaca postingan ini, ya! 😀

Written by
Sefin
Join the discussion

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

8 comments
  • aku nggak asing dengan nama bapak cornelius sembiring. ilmu public speakingnya bener bener bermanfaat ya, aku rasa yang kuliah non prodi inggris pun seperti aku merasa ilmu public speaking ini perlu, bahkan untuk kerjaan juga

    • Halo, Kak! Pernah bertemu dengan beliau kah? Kebetulan Pak Cornelius Meliala Sembiring ini punya sepupu seorang kriminolog yang cukup terkenal bernama Adrianus Meliala Sembiring. 🙂 Dan iya, bener sih, gak nyangka ilmu public speaking kepake banget di kehidupan nyata… minimal kita interview saat melamar kerja aja mesti bisa ngomong di depan orang asing. 🙂

  • Wah kalau dipikir-pikir banyak banget yah ilmu yang bisa digunakan. Manfaat belajar dikampus. Sangat menginspirasi kak

  • Hey Mb Sefin! Salken. Keknya baru ini main-main ke sini. Dulu aku juga pernah pengen gitu masuk sastra inggris. Berhubung kampus tujuanku adanya pendidikan bahasa inggris dalam naungan FKIP langsung kuurungkan. Hahaha… pindah haluan deh. Beruntung ya bisa menikmati jurusan itu kamu mb, kan bisa nyerap ilmunya. Aku sampai udah skripsian ini masih berasa nggak fit dengan jurusan sendiri. Ntahlah…

    • Hai Mbak Navia, salam kenal juga. 😀 Semangaaat, Mbak! Bener sih, saya beruntung banget bisa kuliah Sastra Inggris… meski sejujurnya masih banyak yang membandingkan saya dengan adik-adik yang kebetulan kuliah dokter. :))) Salut untukmu Mbak yang tetap bertanggung jawab dengan pilihannya sendiri–yang penting kuliahnya sampai selesai. Tetep semangat, ya! Mana tau ada rezeki sekolah lagi dengan jurusan yang diinginkan. 🙂

TheJournale