Soal rambut, dari dulu orang-orang sering memuji saya karena saya memiliki rambut yang sangat tebal dan hitam. Saya ingat banget, temen-temen Papa dan Mama sering memuji rambut saya dan adik-adik karena memang rambut kami sangat lebat. Yang dulu sering salah keluhkan adalah rambut tebal itu nyuci atau keramasnya lebih lama dari rambut biasa. Keramas aja capek, apalagi kalo abis nge-gym, tangan pegal banget, masih harus keramas dan mengeringkan rambut. Pegal!

Tapi ternyata, tanpa saya sadari, rambut saya yang mulai rontok sejak kuliah atau kurang lebih 9 tahun lalu bikin kepala saya kelihatan agak ‘pitak’ atau ada bagian yang lebih tipis di beberapa titik. Saya selalu mengira bahwa hal ini berkaitan dengan stres saja, makanya jadi lebih banyak rontok. Nggak hanya dihadapi dengan masalah kerontokkan rambut saja, kulit kepala saya juga cukup sering gatal padahal saya juga nggak ketombean. Gonta-ganti shampoo pun nggak ngaruh.

Karena permasalahan rambut rontok dan kulit kepala yang gatal inilah, saya jadi penasaran banget gimana caranya supaya rambut saya bisa kembali lebat merata satu kepala plus gatal di kulit kepala bisa hilang total. Saya kepingin banget ke dokter untuk menyelesaikan dua masalah ini. :”D

Sebagai seseorang yang kalo ke salon paling cuma sekali atau dua kali dalam setahun alias paling males merawat rambut, saya cukup terkejut waktu liat billboard Erha segede gaban. Dari situ saya akhirnya tau bahwa Erha yang selama ini terkenal untuk perawatan kulit ternyata punya perawatan khusus untuk rambut, termasuk untuk permasalahan rambut rontok dan kulit kepala gatal. Berhubung rumah saya di Gading Serpong, akhirnya saya pun memutuskan buat melipir ke Erha Derma Center BSD yang paling dekat dengan rumah plus punya fasilitas super lengkap!

Dan bener dong, begitu masuk saya terkejut banget karena ternyata ruang tunggunya luas banget. Yang punya anak, bisa bawa anaknya. Bisa bawa suami juga. Ruang tunggunya nyaman banget dengan sofa-sofa super empuk. Udah gitu, security yang jaga di Erha Derma Center BSD juga sigap banget nanyain saya sebagai pasien baru Erha. Jadi nggak usah takut bengong dan bingung karena semua staf di sana sangat ramah dan helpful!

Meja registrasinya yang bersebelahan dengan meja kasir dan meja farmasi juga luas banget. Stafnya yang banyak bikin saya sebagai pasien lebih tenang karena nggak perlu pusing ngantre lama. Pasti cepet banget. Pelayanannya oke banget deh, pokoknya. 😀

Setelah registrasi di lantai dasar gedung Erha Derma Center BSD, saya kemudian diantar oleh stafnya untuk naik ke lantai 1. Di lantai 1 inilah tempat ruang-ruang konsultasi dengan dokter berada. Tempat nunggunya juga nggak kalah luas dan nyaman dengan yang ada di lantai dasar. Sofanya empuk banget, bikin nunggu jadi sama sekali nggak berasa. Hehehe…

Saya bertemu dengan dr. Lusiyanti, SpKK saat konsultasi. Dokter Lulu orangnya cantik banget dan sangat ramah. Yang bikin saya lebih percaya lagi, meski masih muda, Beliau sangat berpengalaman dan sudah bertitel spesialis kulit dan kelamin (SpKK) yang memang sangat ahli dalam mengatasi permasalahan kulit dan juga rambut. Saya sendiri juga baru tau lho kalo ternyata masalah rambut ditangani oleh dokter SpKK seperti dr. Lulu ini. 🙂

Ketika saya curhat soal rambut dan kulit kepala saya, dr. Lulu juga mendengarkan dengan sangat seksama. Saya juga jadi merasa cukup lega saat Beliau bilang kalo kasus ini cukup umum dan lebih dikenal sebagai Alopecia Androgenik dimana terjadi kebotakan di hairline atau belahan rambut dan ternyata memang bisa terjadi karena masalah hormonal dan stres juga. Dan waktu saya bilang kalo Mama serta adik-adik perempuan saya mengalami masalah serupa, dr. Lulu pun bilang kalo Alopecia Androgenik ini memang bisa menurun (genetik).

Sebenernya nih ya, kalo dilihat biasa, rambut saya kelihatannya masih tebal. Tapi ketika saya ikat setengah atau jepit, pasti kelihatan banget ada ‘pitak’ atau kebotakan terutama di area belahan rambut saya dan dekat dahi. Saya dan adik saya juga sering banget diskusi soal rambut rontok, dan akhirnya saya menemukan titik terang soal rambut rontok setelah ketemu dengan dr. Lulu. :”)

Dr. Lulu kemudian menyarankan saya untuk mencoba Hair Follicle Activation Therapy (HFAT) yang merupakan terapi kombinasi electroporation needle system dan red light therapy. HFAT ini udah terbukti berhasil pada pasien-pasien dr. Lulu karena memang secara efektif meningkatkan efikasi produk dan menstimulasi pertumbuhan rambut, khususnya bagi pasien Alopecia Androgenik seperti saya. 🙂

Usai konsultasi dengan dr. Lulu, saya kemudian diantar oleh perawat ke lantai 3 untuk bersiap mencoba HFAT. Sebelum treatment, rambut dan kulit kepala saya difoto dulu oleh perawat untuk melihat perbandingan hasil treatment ke depannya.

Beginilah kondisi kulit kepala saya sebelum HFAT. Bisa dilihat sendiri bagaimana di bagian hairline atau belahan rambut agak botak.

Setelah difoto, kulit kepala saya kemudian diolesi dengan krim anestesi dulu oleh perawat, terutama di hairline dan titik-titik yang mengalami kebotakan karena di titik-titik tersebutlah nantinya akan dilakukan terapi electroporation needle system. Berhubung treatment-nya menggunakan jarum, meski sangat kecil, tentu ada rasa perih. Makanya krim anestesi diberikan supaya nggak perih. 😀

Supaya anestesinya bener-bener bekerja, saya diminta untuk menunggu 30 menit dahulu sebelum akhirnya lanjut HFAT dengan dr. Lulu. Dengan ruang tunggu yang nggak kalah nyaman dengan yang ada di lantai dasar dan lantai 1, saya menunggu anestesi supaya ‘meresap’ selama 30 menit nggak berasa sama sekali. Sangat nyaman!

30 menit berlalu, waktunya HFAT yang dimulai dengan pembersihan krim anestesi oleh perawat yang membantu dr. Lulu. 😀

Dan ini dia saatnya HFAT… Jujur nih, sebelum nyobain HFAT saya bukannya deg-degan karena takut jarum, tapi lebih ke excited karena saya bener-bener nggak sabar untuk liat hasilnya. Apalagi saat konsultasi dr. Lulu juga sempat ngasih liat hasil treatment pasien-pasiennya. Foto before dan after-nya beneran luar biasa. :”D Saya berharap masalah Alopecia Androgenik yang saya alami juga bisa teratasi dengan HFAT seperti pasien-pasien yang telah berhasil. 😀

Sebelum mulai treatment, dr. Lulu memperlihatkan alat electroporation needle system atau yang mungkin lebih banyak dikenal sebagai micro needling. Dari namanya aja mungkin kalian sudah tau kalo jarumnya kecil banget.

Panjangnya jarum juga bisa disesuaikan sesuai dengan ‘kekuatan’ pasien. Jadi makin panjang jarum yang masuk, tentunya serum yang dimasukkan untuk membantu merangsang pertumbuhan rambut juga bisa masuk lebih dalam. Nggak berasa sama sekali sih, jujur. Krim anestesinya benar-benar membantu!

Padahal kalo dilihat, memang sudah berdarah kulit kepala saya. Kalo ibarat kata, dilukai untuk dipercantik. Beauty is pain, but this one is worth it!

Jadi memang treatment dengan teknik micro needling-nya ini dilakukan di hairline, juga di area-area lain yang mengalami kebotakan. Di beberapa titik yang mungkin nggak terlalu kena krim anestesi, agak cenat-cenut dikit tapi nggak sakit gimana sih. Masih bisa ditoleransi. 🙂

Treatment-nya sambil diselingi pemberian serum untuk merangsang pertumbuhan rambut kayak gini, nih. Jadi beneran maksimal karena semua area dikasih serum kemudian jadi lebih ‘meresap’ dengan teknik micro needling.

Bisa lihat kan setelah treatment gimana kulit kepala saya merah-merah karena berdarah? Tapi sama sekali nggak perih dan nggak nyeremin. Beneran!

Percaya kan dengan tampang santai saya… Hehehe…

Begini penampakan rambut dan kulit kepala saya setelah micro needling kurang lebih 20 menit saja. Nggak sabar lihat hasilnya dalam beberapa minggu ke depan! 😀

Usai treatment dengan teknik micro needling, supaya hasilnya lebih maksimal, dilanjutkan dengan Hair Red Light Therapy yang merupakan terapi non-invasif menggunakan cahaya (light therapy) berwarna merah pada kulit kepala guna meningkatkan alirah darah, membuat oksigen dan nutrisi terbawa ke folikel rambut dapat mengurangi, mencegah kerontokan, juga kebotakan. Bagus banget untuk pasien Alopecia Androgenik kayak saya karena dapat merangsang pertumbuhan rambut baru. Red Light Therapy ini hanya berlangsung selama kurang lebih 20 menit saja dan karena ruangannya enak banget dan sunyi, saya nyaris ketiduran! Hahaha…

Begitu selesai Red Light Therapy, berarti udah selesai deh hair treatment pertama saya di Erha dengan Hair Follicle Activation Therapy (HFAT). Sebagai orang yang cuek banget sama rambut, konsultasi dengan dr. Lulu di Erha Derma Center BSD bener-bener membantu saya karena saya jadi tau lebih banyak tentang masalah rambut rontok yang saya alami serta kulit kepala gatal yang selama ini saya sepelekan banget. Untungnya sih, belum sampai botak banget karena kata dr. Lulu banyak yang lebih serius kasus Alopecia Androgeniknya dibandingkan saya.

Untuk hasil maksimal, dr. Lulu menyarankan saya untuk treatment selama minimal 5-6 bulan berturut-turut, sebulan sekali. Saya kemudian juga diberikan beberapa produk Erha—ada yang menggunakan resep dari dr. Lulu, ada juga yang bisa dibeli bebas atau produk Over The Counter (OTC) Erha yang dijual di Erha Apothecary juga di website Erha.

Ini rekap konsultasi dan treatment saya, disertai dengan produk-produk yang cocok untuk saya. 🙂

Dari kiri ke kanan, dua botol dengan tutup hijau berisi suplemen Follicore yang diminum sekali sehari. Per botolnya untuk 1 bulan, jadi saya dapat suplemen untuk 2 bulan. Persis di sebelahnya merupakan Hair Growth Tonic khusus yang dipakai sekali sehari saat kulit kepala dalam keadaan kering untuk membantu merangsang pertumbuhan rambut. Suplemen Follicore dan Hair Growth Tonic merupakan resep khusus dari dr. Lulu, jadi kalo nggak ada resep nggak bisa dibeli.

Sementara dua yang paling kanan, yang berbentuk tube adalah Erhair Restoring Hair Moisturizer yang berfungsi sebagai conditioner dan yang berbentuk botol di sebelahnya merupakan Erhair Scalp Care Shampoo. Kedua produk ini bisa dibeli secara bebas lhooo! Bahkan teman saya udah ada yang coba juga dan dia juga setuju kalo duo shampoo dan kondisioner ini recommended banget! Di Erha Derma Center BSD sendiri, kamu bisa beli produk-produk OTC untuk rambut dan berkonsultasi langsung dengan staf Erha yang sangat ramah dan informatif dalam menjelaskan setiap produk sesuai dengan kebutuhanmu.

After Treatment Review

Nah, sekarang saya mau sharing pengalaman saya setelah kurang lebih 2 mingguan lah nyobain HFAT dan produk-produk dari Erha. Ini saya tulis dalam beberapa poin aja ya biar singkat, nggak berasa banget nulis ini saking serunya ternyata udah panjang banget!

  • Rasa gatal di kulit kepala sudah berkurang jauh

Ini beneran, nggak boong! Saya juga lumayan kaget sih. Kalo biasanya saya nahan-nahan untuk nggak menggaruk kulit kepala yang gatal, sekarang saya jadi jaraaang banget ngalamin gatal di kulit kepala. Kulit kepala jadi lebih adem!

  • Kerontokan rambut juga berkurang

Masalah rontoknya juga nih, kalo biasanya saya bangun tidur atau habis keramas nyisir rambut pake jari aja bisa rontok sampai lebih dari 7 helai rambut, sekarang paling cuma 1-2 helai aja. Saat keramas juga kerasa banget, nggak banyak rambut yang rontok.

  • Rambut jadi lebih kuat

Rambut saya jadinya otomatis lebih kuat setelah 2 minggu lalu HFAT dan selama 2 minggu ini rutin pake Hair Growth Tonic, minum suplemen Follicore plus pakai Scalp Care Shampoo dan Restoring Hair Moisturizer. Terutama buat shampoo dan kondisionernya ini memiliki tekstur yang bikin rambut jadi lebih lembut tanpa lepek.

  • Baby hair baru mulai terlihat

Ini sih yang paling dinanti-nanti sebenernya, baby hair! Di belahan rambut dan beberapa area yang mengalami kebotakan, udah muncul baby hair. Bikin saya makin optimis kalo Alopecia Androgenik yang saya alami bisa teratasi. Horeee… 😀

Buat selanjutnya sih, saya mau rutinin terus pakai produk-produk dari Erha. Resep yang saya dapat dari dr. Lulu pun masih bisa ditebus satu kali lagi, jadi saya masih bisa beli Hair Growth Tonic dan Suplemen Follicore untuk bulan ketiga dan keempat.

Kalo kamu penasaran dengan hair treatment yang ada di Erha tapi belum yakin, saya saranin kamu buat langsung aja dateng ke Erha Clinic terdekat atau mungkin bisa mampir ke Erha Apothecary yang ada di mal-mal untuk kenalan lebih jauh sama hair treatment apa aja yang ada di Erha plus kenalan sama produk-produk OTC-nya yang bisa kamu beli tanpa resep!

Dan kalo kamu mau tau skor yang saya berikan untuk Erha Derma Center BSD, produk-produk OTC Erha, plus hair treatment HFAT yang saya coba, saya berani kasih nilai 9/10 sih karena memang beneran oke. Rambut saya sekarang jadi sehat banget, rontok berkurang jauh, dan gatal di kulit kepala juga jarang banget muncul. Dokter, perawat, serta staf di Erha Derma Center BSD juga ramah banget, tempatnya juga enak dan luas plus instagrammable. Untuk produk-produk OTC dan produk dari resep dokternya beneran cocok di rambut dan kulit kepala saya. Super hepi dan nggak nyesel deh nyobain HFAT di Erha Derma Center BSD!

Mampir ke https://erha.co.id// aja langsung buat tau lebih banyak soal Erha dan produk-produk OTC-nya. Mari merawat rambut dan kulit kepala kita! 😉

Total
11
Shares

4 comments

  1. ERHA lengkap banget ya. AKu baru lihat ulasan lengkap produk hair treatment mereka. jadi tertarik. AKu sehari-hari berjilbab dan rambutku suka rontok kalau panjang 🙁 mungkin mesti mencoba treatment ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.