Lifestyle Tech and Digital

XL yang Memesrakan

Saya tumbuh di keluarga kecil yang cukup liberal dan santai, tapi kami nggak pernah mengumbar kemesraan. Sebagai anak sulung, saya pun nggak terlalu dekat dengan kedua orang tua saya. Kami jarang mengobrol tentang hal-hal yang bersifat pribadi meskipun saya kerap bersenda gurau dengan mereka. Hal ini pun terus terjadi hingga akhirnya saya duduk di bangku kuliah dan harus jadi anak kost.

Jarang-jarang nih bisa foto bareng; Mama, saya, dan Papa.

Jarang-jarang nih bisa foto bareng; Mama, saya, dan Papa.

Foto-foto konyol Mama, saya, dan Papa.

Foto-foto konyol Mama, saya, dan Papa.

Sebelum kuliah, saya sering berselisih paham dengan Mama sampai akhirnya kami saling mendiamkan satu sama lain selama beberapa hari. Fakta bahwa saya nggak pernah akur sama Mama akhirnya berubah sejak saya masuk kuliah dan harus jadi anak kost. Baru bisa pulang ke rumah seminggu sekali (paling cepat), saya dan Mama pun mempererat atau memesrakan hubungan dengan berkomunikasi.

Jujur saja, sebelumnya keluarga kami nggak terlalu mementingkan komunikasi, sehingga kebutuhan mengisi pulsa menjadi prioritas yang kesekian dengan anggaran yang begitu terbatas. Akan tetapi, karena kami sekeluarga menggunakan provider XL untuk ponsel kami masing-masing, memiliki pulsa sedikit pada akhirnya nggak pernah menjadi hambatan bagi kami untuk berkomunikasi dengan satu sama lain. Mama dan saya pun jadi sering mengobrol di telepon, terlebih karena kami sama-sama telah membeli Paket Nelp Kapan Aja dari XL. Hanya adengan 30 ribu rupiah per bulan, kami pun bisa mengobrol hingga 500 menit. Sampai kuping kami panas, mulut kami berbusa, dan mungkin nggak tahu lagi harus ngomong apa–intinya, kami bisa mengobrol sepuasnya karena XL. XL benar-benar memesrakan kami.




Foto konyol saya dan adik bungsu, Chika. Kami mirip nggak? (1)

Foto konyol saya dan adik bungsu, Chika. Kami mirip nggak? (1)

Foto konyol saya dan adik bungsu, Chika. Kami mirip nggak? (2)

Foto konyol saya dan adik bungsu, Chika. Kami mirip nggak? (2)

Setelah saya lulus kuliah pun, XL masih tetap memesrakan hubungan kami sekeluarga. Meski saya sudah kembali tinggal di rumah, saya dan Mama pun masih sering mengobrol, terutama ketika salah satu dari kami sedang nggak berada di rumah. Selain itu, kami juga sering menelepon adik saya, Joan, yang kuliah di Bandung. Selain mengobrol lewat telepon, kami juga sering berkomunikasi lewat WhatsApp dan LINE dengan koneksi internet yang begitu cepat dan stabil dari XL. Itu semua karena kami sekeluarga menggunakan Paket HotRod 3G+ bulanan XL yang begitu murah. Hanya dengan 49 ribu rupiah setiap bulannya, kami bisa memperoleh paket data sebanyak 3 GB. Puas banget, deh, mengobrolnya.

Bahkan, karena sudah menggunakan paket internet dari XL yang begitu hemat tersebut, Mama menjadi lebih senang dan tahu lebih banyak informasi terkini. Nggak perlu repot-repot baca koran, kini Mama bisa dapat berita terkini lewat internet. Beliau kini juga sudah punya akun Facebook, Twitter, dan Instagram, lho! Saat saya berada jauh dari rumah pun, misalnya saat saya berada di Papua atau di Kalimantan, Mama bisa terus mengetahui kabar saya dari berbagai postingan saya di media sosial, dari Facebook, Twitter, Instagram, hingga blog saya yang dia akses lewat ponselnya. Sangat mudah dan menyenangkan!

Foto konyol bersama adik-adik; Joan dan Chika, serta keponakan saya yang bernama Rainer.

Foto konyol bersama adik-adik; Joan dan Chika, serta keponakan saya yang bernama Rainer.

Nggak terasa, kini XL sudah berusia 19 tahun. Usianya bahkan lebih tua dari adik bungsu saya, Chika, yang berusia 17 tahun. Di usianya yang ke-19 ini, saya amat berharap XL bisa terus maju dan menjadi provider teratas di Indonesia. Semoga XL nggak hanya bisa memesrakan hubungan keluarga kami, tapi juga bisa memesrakan lebih banyak hubungan lagi. Berkat XL, saya pun jadi sadar akan pentingnya komunikasi dan informasi.

Selamat ulang tahun yang ke-19, XL!

Sekali lagi, terima kasih banyak XL, karena sudah memesrakan hubungan kami sekeluarga. 🙂 Dan, selamat ulang tahun!

Oh iya, satu hal lagi yang saya sukai dari XL adalah semua keluhan dari pelanggan ditanggapi dengan amat cepat dan tepat. Nggak hanya lewat telepon, tapi juga lewat media sosial. Saya pribadi, sih, lebih suka menghubungi XL lewat Twitter.

Nah, jika kamu mau tahu lebih banyak soal XL dan informasi terkini tentang XL, kamu pun bisa follow akun Twitternya, yaitu @XL123. Dan jika kamu punya masalah dengan nomor XL-mu, kamu pun bisa mention ke akun Customer Service XL @XLCare yang akan menanggapi berbagai keluhan serta masalahmu tentang XL, mulai dari masalah jaringan hingga masalah kuota internet, dsb. Jadi, jangan lupa follow akun @XL123 dan @XLCare, ya. 😀



You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply