Buat yang ngikutin kegiatan saya, pasti tau banget kalo belakangan saya lagi lumayan ‘gila’ olahraga. Salah satu alasannya sih sebenernya simpel, olahraga ngebantu saya melepaskan penat juga membantu saya belajar untuk menerima dan mencintai tubuh saya sendiri. Strongholdz Barbell Club / Bengkel Crossfit Serpong setahun belakangan ini menjadi tempat dimana saya paling banyak berolahraga. Saya belajar banyak hal di sana, dan pada Hari Kartini yang lalu: 21 April 2018, saya dan temen-temen perempuan yang lain jadi “Strong Kartini” di Strongholdz.

Di hari itu, saya seneng banget karena bisa ngajak banyak temen perempuan untuk ikutan acara tersebut. Apalagi, selama ini saya susaaah banget ngajak temen perempuan buat nyoba olahraga. Apalagi waktu denger “Strongholdz Barbell Club” juga “Bengkel Crossfit Serpong”, rata-rata temen perempuan langsung takut karena mereka paling nggak mau coba angkat beban juga olahraga crossfit yang kabarnya berat banget. Tapi hari itu, saya berhasil ngajak dua temen dekat saya dari SMA: Cindy dan Carla buat ikutan, juga dua temen blogger: Ellen dan Prisca. Hepi banget deh mereka mau coba ikutan olahraga di acara Strong Kartini di Strongholdz!

Saya, Carla, dan Cindy.
Saya, Prisca, dan Ellen.

Hari itu, workout dipimpin oleh Rico Tungadi, seorang instructor muda yang saya kenal di Strongholdz. Rico excited banget hari itu, karena acara Strong Kartini sendiri memang idenya dengan tujuan untuk mengajak para perempuan supaya berani mencoba jenis olahraga baru, yaitu crossfit yang selama ini memang didominasi oleh laki-laki. Saya sendiri yang sudah lumayan ‘akrab’ dengan crossfit selama kurang lebih 6 bulan juga nggak kalah excited-nya!

Sebagai pemanasan, kami semua berdiri dalam bentuk lingkaran dimana harus menyebutkan nama dan makanan kesukaan masing-masing dengan total 11 peserta. Kami harus saling menghafalkan dan saat salah satu dari kami kalah, kami harus bareng-bareng melakukan burpeesSeru!

Pemanasan sekaligus perkenalan.

Setelah itu, 11 orang dibagi menjadi 4 kelompok. Ada kelompok Gal Gadot, Kartini, Cut Nyak Dien, dan Black Widow. Saya bersama Prisca dan temen baru: Ci Yanti (seorang ibu yang kuat banget) masuk ke Tim Kartini. Hari itu workout-nya beneran seru banget karena setelah dibagi 4 kelompok, kami harus bersaing dan melakukan workout yang ditentukan dengan mengambil kartu. Workout-nya dibagi menjadi 2 sesi yang per sesinya berdurasi 20 menit. Pada sesi pertama, kelompok saya dan Cut Nyak Dien kebagian main air bike. Sementara dua kelompok lainnya kebagian main rower. 

Awalnya mungkin membingungkan, tapi intinya, salah satu anggota kelompok harus main rower atau air bike sesuai pembagian, lalu sisa anggotanya harus melakukan satu gerakan olahraga yang ditentukan oleh kartu remi. Wajik untuk burpees, keriting untuk air squat, hati untuk wall ball, dan sekop untuk clean with dumble. Angka atau gambar pada kartu juga menentukan jumlah gerakan yang harus kami lakukan. Belum lagi ada gangguan atau interupsi berupa spidol dan penghapus papan tulis yang menjadi senjata untuk ‘mengganggu’ tim lain saat melakukan gerakan olahraga. Dari semua aturan yang ada, pemenang terbanyak dihitung dari jumlah kalori terbesar yang dibakar. Saya dan tim pun deg-degan banget tapi juga semangat! 😀 Kami harus jadi Strong Kartini di Hari Kartini!

Prisca, Ellen, dan Ci Mona nggak sabar mulai air bike di sesi pertama.
Saya juga nggak sabar mau mulai sesi.
Tim Black Widow dan Tim Gal Gadot main rower di sesi pertama.
Kak Wita melakukan Air Squat.

Untuk gangguan atau interupsinya sendiri, jika kami dapat penghapus papan tulis, berarti kami harus melakukan Sled Push–mendorong beban dari ujung ke ujung, sebelum melanjutkan gerakan olahraga yang sedang kami kerjakan. Kami beneran jadi Strong Kartini di Hari Kartini, nih. :”D

Cindy melakukan Sled Push.
Tina melakukan Sled Push. Tina ini kuat banget!
Saya main air bike di sesi pertama.

Ngambil kartu pun jadi kegiatan yang lumayan menegangkan di acara Strong Kartini karena kami hanya bisa mengandalkan keberuntungan. Hoki-hokian banget ini, belum tau bakal dapet gerakan apa. Yang jelas, Wall Ball termasuk yang paling berat. 😛

Para perempuan kuat favorit saya lagi melakukan Wall Ball: Kak Wita dan Carla.
Ci Yanti dan Ci Mona tetap semangat main air bike di sesi pertama sementara saya bersiap melakukan clean with dumble 😀

Begini nih bentukan saya waktu melakukan burpees. Nggak tau deh berapa banyak burpee yang saya lakukan di acara Strong Kartini kemarin. Banyak banget kayaknya! Hehehe…

Di sesi kedua acara Strong Kartini, kelompok saya kebagian main rowerAlat ini lebih saya sukai dibandingkan dengan air bike. Sesuai namanya, alat ini sebenernya cara dimainkannya mirip dengan rowing atau mendayung. Jadi setiap kali memainkan alat ini, saya selalu membayangkan diri saya tengah mendayung perahu di laut. 😛

Dan tentunya, main rower kurang seru kalo nggak ada gangguan. Hahaha… Jadilah sempet main Sled Push sebelum lanjut main rower lagi. Beneran jadi Strong Kartini, deh!

Setelah sesi kedua berakhir, pengumuman pemenang pun dilakukan. Tim Gal Gadot menjadi juara pertama dan tim saya: Tim Kartini jadi juara kedua! Seneeeeeng banget. :”D Seneng karena di acara Strong Kartini, Tim Kartini bisa beneran jadi Strong Kartini di Hari Kartini. 🙂 Salut banget sama temen-temen tim saya: Ci Yanti dan Prisca karena kami bisa bekerja sama dalam menyelesaikan tiap gerakan workout. Juga salut banget buat temen-temen yang lain karena semangat dan niat banget dalam melakukan tantangan yang diberikan oleh Rico. Semuanya sportif dan aktif. Yaaay!

Para Strong Kartini. 😀

Overall, saya seneng banget bisa ikutan acara Strong Kartini di Hari Kartini karena acaranya seru bangeeet! Hari itu kami beneran melakukan workout yang berbeda dari biasanya: fun dan seru. Senengnya lagi, 11 perempuan bisa saling kenal dan melakukan olahraga yang baru dan menantang di Hari Kartini kemarin. Thank you Strongholdz Barbell Club / Bengkel Crossfit Serpong and Rico for the awesome workoutI had lots of fun! 😉

 

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.