Bali and Nusa Tenggara Entertainment Lifestyle Reviews Travel

Mupeng ke Maumere dan Kangen Adik Karena Ini Kisah Tiga Dara

Huaaa sudah dua bulan saya nggak menulis di blog ini. Bukan berarti saya nggak mau menulis ya, tapi kebetulan memang lagi padat banget kegiatan saya. Hiks. *sok sibuk* ๐Ÿ˜› Tapi yang jelas, hari ini saya sengaja menyempatkan waktu untuk menulisย review film “Ini Kisah Tiga Dara” (IKTD) yang saya tonton bersama Rinta Adita alias Dita tersayang dan Winny Marlina pada 19 Agustus 2016 lalu karena kami diundang oleh Sisternet! ๐Ÿ˜€ Dan kalau ada yang nanya kenapa saya harus nunggu 10 hari untuk menulis blog soal IKTD… jawabannya adalah karena saya mau menyempatkan diri menonton film “Tiga Dara” (1956) versi 4K yang direstorasi oleh SA Films. Pada 23 Agustus 2016 lalu, akhirnya saya pun menonton Tiga Dara bersama pacar meski pulangnya kehujanan. ๐Ÿ˜€ย 

Official poster "Tiga Dara" (1956) Sumber: Indo360.com

Official poster “Tiga Dara” (1956) Sumber: Indo360.com

Official Poster Ini Kisah Tiga Dara (2016)

Official Poster Ini Kisah Tiga Dara (2016)

Sejak tahu bahwa film Tiga Dara direstorasi menjadi 4K, saya pun semangatnya bukan main. Meski di tahun 1956 saya belum lahir–dan bahkan Mama saya pun belum lahir, saya penasaran banget gimana kerennya film musikal Indonesia tahun 50-an tersebut. Saat filmnya masuk ke bioskop pada 11 Agustus 2016 lalu, saya langsung mengajak Mama ngobrol. Mama kemudian bercerita tentangย aktris Chitra Dewi, Mieke Widjaja, Indriati Iskak, serta Fifi Young yang bermain di Tiga Dara. Singkat cerita, saya merasa harus menonton film tersebut. Meski akhirnya saya menonton IKTD duluan sebelum menonton Tiga Dara, kekaguman saya saat menonton dan setelah menonton Tiga Dara benar-benar nggak ada habisnya. Bagi saya, film Tiga Dara menunjukkan betapa kreatif dan maju industri perfilman Indonesia di tahun 1950-an. Dengan setting di dua kota; Jakarta dan Bandung serta beberapa adeganย outdoor,ย saya benar-benar nggak kebayang gimana sulitnya syuting pada masa itu. Nggak heran deh, film yang bercerita tentang tiga perempuan bersaudara tersebut sempat tayang 8 pekan di bioskop pada masanya. Bioskop di tahun 1950-an kan beda banget sama bioskop sekarang! :”D

Dan setelah saya menonton Tiga Dara dan IKTD, ada banyak banget yang nanya ke saya, jadi apa bedanya sih antara dua film ini? IKTD sendiri adalah film yang terinspirasiย dari film Tiga Dara dan disutradarai oleh Nia Dinata. Kata “terinspirasi” digunakan di sini karena memang IKTD bukan filmย remakeย dari Tiga Dara. Meski plot ceritanya mirip, nama-nama karakter, setting, serta akhir cerita pun berbeda. Jika saya membandingkan dua film ini, Tiga Dara memberikan saya gambaran akan anak muda di tahun 1950-an, sementara IKTD membuat saya senyam-senyum sendiri karena mengingatkan saya sebagai anak muda di abad 21. ๐Ÿ˜€




Oke, sebelum saya semakin bawel dan nulisnya jadi semakin banyak, saya akan langsung bercerita tentang IKTD. Sesuai judul filmnya, film ini bercerita tentang tiga perempuan bersaudara zaman sekarang (#azg) yang sangat kompak. Si dara sulung diperankan oleh Shanty Paredes sebagai Gendis, si dara tengah diperankan oleh Tara Basro sebagai Ella, dan si dara bungsu diperankan oleh Tatyana Akman. Dan nggak hanya kompak bertiga saja, tiga dara ini juga kompak dengan sang Oma yang diperankan oleh Titiek Puspa, terlebih setelah ibu mereka meninggal. Dari awal film saja, saya sudah mulai mewek karena saya sendiri punya dua adik perempuan yang tinggal jauh dari rumah. :”( Nonton IKTD benar-benar bikin saya kangen kedua adik saya; Joan dan Chika. Hiks.

Kompaknya Tiga Dara mengawali cerita.

Kompaknya Tiga Dara mengawali cerita.

Tiga Dara kompak bersama Oma.

Tiga Dara kompak bersama Oma.

Konflik cerita sendiri dimulai ketikaย Oma meributkan soal Gendis yang belum menikah di usianya yang sudah 32 tahun. Bagi Oma, Gendis harus segera menikah. Setelah ibu tiga dara meninggal, tiga dara dan Oma pun pindah ke Maumere, Flores Timur, untuk tinggal bersama sang ayah yang memiliki sebuah hotel butik di sana. Hotelnya baguuus banget! Usut punya usut, ternyata hotel yang digunakan sebagai lokasi syuting adalah Capa Maumere yang pernah dikunjungi oleh Satya Winnieย tersayang.

Bagus banget, ya!

Bagus banget, ya!

Siapa yang mau ke siniii?

Siapa yang mau ke siniii?

Dan nggak hanya penginapannya saja yang bagus, tapi alam serta adat, budaya, dan tradisi khas Maumere benar-benar bagus! Di film IKTD, ada beberapa adegan yang benar-benar memperkenalkan Maumere. Saya pun jadi semakin mupeng ke Maumere gara-gara adegan-adegan tersebut! Semoga suatu hari nanti saya dapat rezeki untuk mampir ke Maumere, deh. Amiiin. ๐Ÿ˜€

32.Tara Basro (Ella), Shanty Paredes (Gendis), dan Tatyana Akman (Bebe) di salah satu scene musikal di set Pasar Geliting, Maumere, Flores

Adegan di Pasar Tradisional Geliting, Maumere.

30.Richard Kyle (Erick)

Kesenian khas Maumere dan otot Richard Kyle. ๐Ÿ˜›

28.Reuben Elishama (Bima)

Tenun Maumere dan Reuben Elishama yang keceee.

25.Reuben Elishama (Bima) dan Richard Kyle (Erick) di set Sanggar Watubo, Kabupaten Sikka, Maumere, Flores

Tarian khas Maumere, Flores Timur.

Lanjut lagi ke konflik cerita, nah di IKTD ini, Ella si anak tengah punya seorangย secret admirerย dari kecil yang bernama Bima dan diperankan oleh Reuben Elishama. Buat saya sendiri sih, Bima ini favorit bangeeet! Ganteng, ramah, baik, jago nyanyi pula! Sepanjang film, saya dibikin meleleh terus sama si Bima. ๐Ÿ˜› Selain Bima, masih ada jugaย Erick (pacar dari Bebe) yang diperankan oleh Richard Kyle, serta Yudha (yang mengejar-ngejar Gendis dan dikejar-kejar oleh Ella) dan diperankan oleh Rio Dewanto. Di bawah ini, saya kasih satu foto adegan yang ada Bima, Yudha, dan Ella, ya. ๐Ÿ˜€

27.Reuben Elishama (Bima), Rio Dewanto (Yudha), dan Tara Basro (Ella) di salah satu scene di Sanggar Watubo, Kabupaten Sikka, Maumere, Flores

Bima, Yudha, dan Ella. Yang mana kesukaanmu?

Jujur, saya sendiri agak bingung untuk ngejelasin gimana plot dari film IKTD. Yang jelas, masing-masing tiga dara ini udah punya pengagumnya masing-masing. Cantik-cantik dipasangin sama yang ganteng-ganteng… Hmm… Kebayang dong gimana serunya film ini? ๐Ÿ˜€ Ngebayangin Rio Dewanto direbutin sama Shanty Paredes dan Tara Basro… lalu mesranya hubungan si bungsu Tatyana Akman dan Richard Kyle… serta Reuben Elishama yang manis banget… Kamu harus banget nonton IKTD!

IKTD akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 1 September 2016 ini. Buat kamu yang belum berusia 21 tahun, sayangnya kamu belum bisa nonton film ini. Jadi, jangan lupa siapin KTP untuk membuktikan bahwa kamu sudah 21 tahun ya supaya bisa nonton IKTD. ๐Ÿ™‚

Oh iya, buat yang belum tahu Sisternet itu apa, Sisternet adalah portal khusus perempuan Indonesia yang berada di bawah naungan PT. XL Axiata. Mengedepankan nilaiย sisterhood atau persaudaraan antar perempuan, saya, Dita, dan Winny pun senang banget bisa diundangย press screeningย IKTD oleh Sisternet yang kebetulan menjadi salah satu sponsor film ini. Kami bahkan sempat berfoto bareng para pemainย sertaย mendengarkan para pemain dan kru bercerita tentang asyiknya syuting IKTD. Terima kasih banyak, Sisternet, atas undangannya. Jangan kapok ngundang kami lagi, ya! Hihihi… ๐Ÿ˜›

Foto sebelum Press Screening IKTD.

Foto sebelum Press Screening IKTD.

Senangnya bisa kumpul sama Winny dan Dita di Press Screening IKTD.

Senangnya bisa kumpul sama Winny dan Dita di Press Screening IKTD.

Senangnya bisa foto bareng para pemain IKTD! :D

Foto bareng para pemain IKTD sebelum pulang! ๐Ÿ˜€



You Might Also Like

6 Comments

  • Reply
    Dita
    30 August 2016 at 8:50 am

    duhh Mz Reuben itu kayak Zayn Malik versi dewasa ๐Ÿ˜€

    • Reply
      Sefin
      31 August 2016 at 8:47 pm

      Iyaaaa. Tapi buatku Mz Reuben lebih machooo. Gemesh gimana gituuu :3

  • Reply
    Juwita March
    2 September 2016 at 11:53 am

    Hey Sefin!

    Aku juga dapat undangan dari Sisternet untuk Gala Premier tanggal 27 Agustus kemarin!
    Pemandangannya (dan aktor serta aktrisnya) emang bikin mupeng banget yaa ๐Ÿ™‚

    • Reply
      Sefin
      2 September 2016 at 2:45 pm

      Halo Juwita! ๐Ÿ˜€ Apa kabar? Kebetulan aku datangnya bukan pas Gala Premiere nih, tapi pas press screening hihi..Jadi kita nggak ketemu, deh. Iyaaa pemandangannya bikin mupeng banget. :”D Belum pernah lagi aku ke Maumere. :”D

  • Reply
    Inayah
    4 September 2016 at 3:12 pm

    Aku ga dapet feel nya sama sekali ni

    • Reply
      Sefin
      5 September 2016 at 12:01 pm

      Feel apanya nih? Udah nonton filmnya ya?

    Leave a Reply