Sulawesi Travel

GIVEAWAY: Oleh-oleh Kecil dari Makassar

Ah. Sudah hampir 5 bulan berlalu sejak saya pergi ke Makassar untuk berwisata bersama adik bungsu kesayangan, yaitu Chika. Awalnya, saya berencana pergi sendiri dan sedikit enggan untuk berangkat ke Makassar karena di tahun 2014 saya sudah pernah pergi ke Makassar meski hanya mampir ke Pantai Losari dan Fort Rotterdam saja. Akan tetapi, mumpung saya dapat tiket gratis karena menang lomba blog (pamer dikit ya hehe), saya pun memutuskan untuk berkeliling Kota Makassar. Dan dalam perjalanan yang berlangsung selama hampir satu minggu, wisata belanja pun mengakhiri perjalanan saya tersebut.

Toko Kerajinan, Jalan Somba Opu

Selama ini, Jalan Somba Opu sudah terkenal sebagai pusat wisata belanja di Kota Makassar. Di sepanjang jalan tersebut, kamu bisa menjumpai berbagai oleh-oleh khas Sulawesi Selatan–nggak hanya yang dari Makassar saja, tapi juga dari bagian Sulawesi Selatan yang lain, seperti Tana Toraja. Di akhir perjalanan saya ke Makassar pada Juni 2015 yang lalu, Kak Ayit pun mengantar saya dan Chika untuk membeli oleh-oleh di Toko Keradjinan, salah satu toko oleh-oleh tertua yang ada di Jalan Somba Opu.

Berbagai kaus dan tas di Toko Keradjinan.

Berbagai kaus dan tas di Toko Keradjinan.




Ketika saya melangkah masuk ke Toko Keradjinan, saya cukup takjub karena ada begitu banyak pilihan oleh-oleh yang bisa dibeli. Mulai dari pakaian, pajangan, makanan, minuman, gantungan kunci, aksesoris, dsb. Semuanya begitu menarik perhatian, seperti memanggil-manggil para pengunjung untuk membawa mereka pulang. Harganya pun amat beragam, mulai dari ribuan rupiah saja hingga ratusan ribu rupiah, tergantung dari kualitas oleh-oleh yang ingin kamu beli tentunya. 🙂 Saat mampir ke Toko Keradjinan, siap-siap bawa cash yang banyak ya karena sayangnya waktu saya mampir ke sana, belum ada fasilitas untuk metode pembayaran dengan kartu debit atau kartu kredit.

Berbagai oleh-oleh khas Makassar. (1)

Berbagai oleh-oleh khas Makassar. (1)

Berbagai oleh-oleh khas Makassar. (2)

Berbagai oleh-oleh khas Makassar. (2)

Setelah hampir satu jam memilih-milih oleh-oleh apa saja yang akan saya dan Chika bawa pulang, akhirnya kami membawa pulang beberapa bungkus coklat, jus markisa, gantungan kunci, gelang, kacang, serta batik Tana Toraja. Semua itu akan kami bagikan untuk orang-orang terdekat.

Sebagai seorang blogger (ceileh), kamu (ya, kamu), yang membaca postingan ini pun otomatis menjadi orang terdekat saya. Untuk itu, di postingan yang begitu singkat, padat, dan jelas ini, saya akan membagikan oleh-oleh kecil dari Makassar! 😀 Oleh-olehnya sih sederhana banget, hanya coklat dan gantungan kunci yang saya beli di Toko Keradjinan, tapi saya harap sih tetap ada yang mau ikutan giveaway ini (desperate banget ya kayaknya :P). Dan berhubung coklatnya akan kadaluarsa (maafin saya, ya) pada akhir tahun ini, giveaway ini akan dimulai dari hari ini (31 Oktober 2015) dan berakhir pada 5 November 2015 karena saya ingin segera mengirimkan hadiahnya ke 2 pemenang yang beruntung. 😀

Adikku, Chika, di Toko Keradjinan.

Adikku, Chika, di Toko Keradjinan.

Jadi, ada oleh-oleh kecil dari Makassar berupa coklat dan gantungan kunci yang akan saya bagikan untuk 2 orang pemenang. Caranya gampang banget, pastikan kamu sudah follow TwitterInstagram, serta blog saya ya, kemudian membagikan link postingan ini di Twitter dengan mention Twitter saya. Terakhir, kamu tinggal meninggalkan komentar di postingan ini berupa nama dan akun Twitter serta menyebutkan rasa coklat favoritmu. Pemenang akan saya umumkan pada 5 November 2015 jam 15.00 atau jam 3 sore WIB. Semoga beruntung!

giveaway-senja-moktika

Oleh-oleh kecil dari Makassar: coklat dan gantungan kunci. Kamu mau?

Dan dua pemenang beruntungnya adalah: @DiddySyaputra dan @chi_yennesy. Selamat!!! ^^ Untuk yang belum beruntung, silakan coba peruntungannya di giveaway berikutnya, ya! 😀



You Might Also Like

14 Comments

  • Reply
    Adi Nugraha
    31 October 2015 at 10:24 am

    Sebagai orang terdekat (ehemmm) kak Sefin, saya ingin ikutan giveawaynya hehehhe

    Saya pun sudah 2 kali ke Makassar dan saya selalu mendapat kesan yang baik terhadap kota itu, terutama kesan terhadap keramahan teman-teman yang baru saya jumpai disana.

    Untuk rasa coklat, saya percayakan ke kak Sefin 🙂

    Salam,
    Adi Nugraha
    @adisn84

    • Reply
      Sefin
      31 October 2015 at 10:30 am

      Huahahahahaha silakan. Terima kasih sudah ikutan, Kak! ^^ Tunggu pengumuman pemenangnya, ya! 😀

  • Reply
    patryszone
    31 October 2015 at 11:16 am

    Ikutan dong fin ^^

    Patrisia
    @patrisiaarnoldi

    • Reply
      Sefin
      31 October 2015 at 11:18 am

      Silakaaan 🙂 btw, jadi apa rasa coklat favoritmu? 😀

  • Reply
    chi yennesy damayanti
    31 October 2015 at 1:06 pm

    Ikutan y 🙂 pengen deh one day ke Makassar yang kayanya seru banget, pergi ke tempat2 ya g diceritakan.
    Twitter: @chi_yennesy Rasa coklatku, dark Chocholate, original dan autentik rasanya.

    • Reply
      Sefin
      31 October 2015 at 7:04 pm

      Hai, Chi. Terima kasih sudah ikutan. Kamu harus banget ke Makassar, di sana asyik banget!
      Wah kamu suka dark chocolate, ya? Sehat bangeeet! ^^

  • Reply
    Renzy Ardyanti
    1 November 2015 at 8:58 am

    Ikutaann…
    Nama : Renzy Ardyanti
    Twitter : @ardyantiR

    Aku suka rasa Strawberry 🙂 makasihh

    • Reply
      Sefin
      1 November 2015 at 2:21 pm

      Yaaaay! Terima kasih! 😀 Asyik, coklat rasa stroberi memang enak yaaa~

  • Reply
    Lia Harahap
    2 November 2015 at 7:47 pm

    Mau ikutaaaan 😀

    Nama: Lia Harahap
    Twitter: @ratnaaulia

    Mau cokelat rasa dark chocolate 😉 Semoga menang hehehe

    • Reply
      Sefin
      4 November 2015 at 1:32 pm

      Asyik! Thanks, Lia. 😀 Wah, dark chocolate emang sehat banget yaaa!

  • Reply
    papabackpacker
    3 November 2015 at 9:45 pm

    Ikutan aaaah…
    Udah follow semua dooong, etapi nggak ada yang di follow balik ik, kan sedih 🙁

    Nama: Bayu Taufani Haryanto
    Id twitter: bayutaufani

    Raca coklatnya, eh emang coklat ada rasa-rasanya ya mbak? Ah terserah deh mau rasa apa, nggak paham rasa-rasa coklat sih. Jadi, kalau menang ya terserah Mbak Sefiiin aja mau kasih coklat rasa apa. Kalau nggak menang aku tetep jadi follower setia mu kok mbak hehehehe

    • Reply
      Sefin
      4 November 2015 at 1:35 pm

      Waaaah ahahahaha hai, Kak. Terima kasih sudah ikutan dan follow-follow. 😀 Hihihi semoga bisa menang, ya! ^^

  • Reply
    syaputradiddy
    3 November 2015 at 11:05 pm

    Nama: Didi Syaputra
    Twitter: @DiddySyaputra

    Kalau aku mah nggak milih. Terserah jenis coklat apa aja. Semua suka. Asal jangan coklat dicabein. Hihi. Biasalah Kak anak Kost, kalau malam suka kelaperan, bawaannya pengen makaaan mulu, ya karna dompet kagak pernah tebel, pas-pasan doang, ya kepaksa deh makan hati. Hiks. Tapi kalau ditanya coklat favorit, aku mah milih yang asli nggak suka KW. Ya apalagi kalau bukan `Dark Chocolate.`

    Oea, Makasar `kan? Oaaa, dari dulu pengen banget ke sana. Meski hanya dalam mimpi. Itu pun udah cukup kok. Ya, tau sendiri-lah ngayal banget kalau bisa ke sana. Tapi kalau pun nggak kesampaian pengen ke sana, Oleh-olehnya pun jadi. Hihi.

    Terima Kasih Kak!
    Berharap banget dapet Coklatnya (>_<) Karna biasanya kalau random kalah mulu (¤_*)

    • Reply
      Sefin
      4 November 2015 at 1:37 pm

      Whoaaaaaa. Makasih Kak, sudah ikutan. Btw, sudah pernah makan coklat cabe belum? Makassar memang sangat menyenangkan. Semoga ada kesempatan untuk ke sana. Semoga menang, ya! ^^

    Leave a Reply