Lifestyle Other Journals Reviews Sponsored Posts Tech and Digital

Latihan Jadi Barista di Rumah Sendiri [REVIEW]

Saya suka kopi, tapi nggak sampe yang sukaaa banget. Seringnya sih, saya minum kopi hitam sebelum berolahraga atau memesan kopi saat hangout di coffee shop bareng temen. Tapi, sebenarnya saya selalu penasaran tentang proses di balik disajikan tiap cangkir kopi, terutama di restoran. Kayaknya asyik aja gitu kalo kita bisa jadi barista. Keren. Hehehe… Dan dengan teknologinya, Nescafé pun memberikan kesempatan bagi saya (dan banyak orang) untuk berlatih menjadi barista di rumah saya sendiri.

Nah, sebelum saya cerita lebih lanjut soal mesin kopi Nescafé yang bikin kita semua bisa jadi barista, saya mau kasih liat sedikit nih, keriangan waktu launching Nescafé Dolce Gusto Piccolo yang saya hadiri bareng pacar saya (hehehe… mumpung jarang-jarang bisa ke event bareng) pada 27 April 2017 yang lalu.

Saya dan pacar. Hehehehe…

Di event tersebut, saya bisa langsung mencoba Nescafé Dolce Gusto seri Piccolo yang baru saja di-launch hari itu. Di setiap mesinnya, ada usher dari pihak Nescafé yang membantu para tamu untuk mencoba mesin kopi terbaru Nescafé tersebut. Saya memilih untuk mencoba membuat Tea Latte, sementara pacar saya mencoba Cappuccino.




Dan ternyata penggunaannya juga sangat mudah. Dibantu dengan apps Dolce Gusto Timer, kita nggak perlu pusing kalo kita terlalu lama ‘menyeduh’ atau membuat minuman yang kita mau. Pertama-tama, kita tinggal memilih kapsul minuman yang kita inginkan, kemudian memasukkan kapsul tersebut di ‘kepala’ Dolce Gusto – Piccolo yang ada di bagian atas, kemudian mulai menyeduhnya sambil mengikuti waktu yang ada pada timer. Kita pun bisa memilih, mau membuat minuman dingin atau panas.

Nggak sampai 5 menit, satu minuman pun sudah jadi. Kalo ditanya soal rasanya, saya suka banget sama Tea Latte dibandingkan dengan Cappuccino-nya. Apalagi, saya memang suka banget minum teh. Rasanya pas banget dan mengingatkan saya dengan teh tarik. Hehehe…

Cappuccino yang dibuat pacar saya.

Tea Latte yang dibuat saya.

Selain bisa mencoba mesin kopi Nescafé Dolce Gusto – Piccolo, di event tersebut saya juga sempat menyaksikan fashion show dimana para model yang mengenakan pakaian serba hitam, membawa Dolce Gusto – Piccolo. Nggak hanya itu, bahkan ada penampilan DJ dan modern dance lho di launching Nescafé Dolce Gusto tersebut. Seru bangeeeet!

Begitu sampai di rumah, keesokan harinya, saya pun langsung mencoba Nescafé Dolce Gusto – Piccolo. Dengan warna hitam elegan, saya suka banget mesin kopi ini karena nggak perlu takut kotor dengan warnanya yang hitam, plus mesinnya juga nggak terlalu besar jadi nggak makan tempat di rumah. 🙂

Dan setiap pembelian satu mesin Nescafé Dolce Gusto – Piccolo, kamu juga nggak perlu beli kapsul terlebih dahulu karena di dalamnya sudah ada satu kotak berisi 6 kapsul yang bisa digunakan untuk membuat 3 minuman yang berbeda. Jadi, sebelum kamu menentukan mau membeli kapsul minuman yang mana, kamu bisa mencicipi terlebih dahulu. 😀

Berhubung saat mencoba saya kepingin ngasih ‘cicip’ orang rumah dan kebetulan saya beruntung bisa membawa pulang 1 kotak kapsul Cappuccino yang berisi 16 kapsul dimana saya bisa membuat 8 cappuccino sekaligus, jadilah di rumah saya bikin free flow Cappuccino. Hahaha… Cappuccino dari Dolce Gusto ini kebetulan memang nggak ada rasa, jadi kalo mau yang manis bisa nambahin gula sendiri. 🙂

Overall, saya sih suka banget sama Nescafé Dolce Gusto – Piccolo karena praktis banget. Buat saya yang sering mager ke coffee shop cuma buat minum kopi doang, mesin ini bener-bener memanjakan saya banget. Tinggal ambil kapsulnya, terus masukkin aja, dan voila! Nggak sampai 5 menit, minuman saya pun sudah jadi. 😀 Belum lagi, aplikasi Dolce Gusto Timer bener-bener gampang untuk digunakan dan seru! Nggak perlu takut deh bikin minumannya keenceran atau kekentelan. 😛

Nescafé Dolce Gusto – Piccolo bener-bener menjawab atas kebutuhan minum kopi kekinian, deh. Kamu nggak mau coba juga? 😉



You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply