Browsing Category

Personal Journals

Other Journals Personal Journals

Kuliah di UI sebagai Seorang Tionghoa dan Non-Muslim

Sudah satu bulan berlalu sejak saya mulai menuliskan postingan ini tanpa menyelesaikannya sampai tuntas. Tepatnya pada 28 Maret 2017 yang lalu. Saya berada dalam dilema dan kesedihan, apalagi belakangan ini banyak kasus dan berita soal isu intoleransi antar umat beragama di Indonesia. Namun, saya merasa perlu menuliskan pengalaman saya ini.

Continue Reading

Lifestyle Other Journals Personal Journals Sponsored Posts Tech and Digital

Tentang Belajar Hal Baru

Tahun 2017 sudah memasuki bulan keempatnya. Dan tanggal 11 kemarin, akhirnya usia saya memasuki masa seperempat abad. Jika saya ditanya hal baru apa yang ingin saya pelajari, saya tahu ada begitu banyak hal yang ingin saya pelajari. Saya ingin sekali belajar freedive, inline skating, skateboarding, dandan alias having full makeup by myself, hingga belajar menjahit. Tapi, sebenarnya ada satu hal yang selalu luput untuk dipelajari. Sebuah hal baru yang seharusnya sudah saya pelajari dari tahun-tahun yang lalu.

Continue Reading

Bali and Nusa Tenggara Papua Personal Journals Travel

Cerita Saya Tentang Air Bersih di Indonesia

Saya adalah seseorang yang sangat mudah haus. Saya sangat mudah merasa haus. Haus dalam arti harafiah. Orang-orang yang akrab dengan saya tahu betul, berapa banyak air minum yang saya habiskan setiap harinya. Jika jumlah yang sebaiknya dkonsumsi adalah 2 liter per hari, saya biasa meminum lebih dari itu. Itulah mengapa, saya mudah sekali berkeringat. Terkadang saya bahkan membawa pakaian ganti untuk berjaga-jaga jika tubuh saya basah kuyup karena keringat. Banyak yang bilang, ini hal yang baik karena artinya tubuh saya memiliki metabolisme yang baik. Untuk bisa memenuhi rasa haus saya tersebut, saya pun terbiasa membawa sebuah botol minum kecil ke mana-mana–bahkan ketika saya hanya pergi ke tempat yang dekat dari rumah dalam waktu yang singkat. Saya pun selalu merasa janggal jika saya nggak membawa botol minum ketika pergi ke luar rumah. Rasanya seperti nggak membawa dompet dan ponsel. Continue Reading

Personal Journals Sponsored Posts

Kartini Versi Saya: Mama #UntukPerempuan

Hari Kartini sebentar lagi tiba! 😀 Apa yang ada di pikiranmu saat mendengar “Hari Kartini”? Lagu “Ibu Kita Kartini” pasti nggak kelupaan, kan? Nah kali ini, saya akan bercerita sedikit tentang “Kartini versi Saya”, yaitu Mama. Dalam rangka menyambut Hari Kartini di tahun 2016, saya ikutan posting dong #UntukPerempuan-nya Heritage Indonesia. Kamu sudah ikutan belum? Continue Reading

Personal Journals

Tentang Pekerjaan Idaman

Wah! Nggak berasa banget, sekarang sudah tahun 2016. Setelah sekian lama nggak menulis, saya pun memutuskan untuk menuliskan sebuah postingan yang amat personal, yaitu tentang “Pekerjaan Idaman”. Di sepanjang tahun 2015, khususnya menjelang akhir tahun, nggak hanya satu atau dua kali saja saya mendengar orang berkata pada saya, “Wih, enak banget ya lo, Fin, jalan-jalan melulu. Nggak kayak gue nyari cuti saja susah.” Setiap kali menanggapi pernyataan seperti itu, saya pun hanya bisa meringis. Pada akhirnya, saya bertanya balik pada diri saya sendiri, “Apa sih pekerjaan idaman itu?”
Continue Reading

Personal Journals

Ketika Ngeblog Bukan Sekadar Ngeblog

Jika ada yang bertanya mengapa saya memutuskan untuk ngeblog, mungkin jawaban terbaiknya adalah karena saya sangat mencintai dunia tulis-menulis. Saat saya menulis sebuah tulisan dan berhasil menyelesaikannya, saya benar-benar merasa bahagia–apalagi jika tulisan itu dibaca oleh satu orang atau bahkan lebih. Pada awalnya, saya lebih banyak memfokuskan blog saya pada kejadian yang saya alami sehari-hari. Bisa dibilang, dulu blog saya merupakan tempat curhat atau online diary yang bisa dibaca oleh orang lain. Selain berfungsi sebagai online diary, saya juga ‘meletakkan’ banyak tulisan saya yang sudah jadi dan yang sudah dimuat di tempat-tempat lain di dalam blog saya.  Continue Reading

Culinary Java Personal Journals Travel

Romantisme Jakarta dalam 24 Jam

Begitu mendengar kata “romantisme”, apa yang ada di pikiranmu? Bagi saya sendiri, romantisme adalah saat-saat di mana saya merasa senang karena suasana yang begitu mesra dan mengasyikkan. Mungkin kamu mengira bahwa segala sesuatu yang romantis harus selalu dilakukan bersama kekasih… tapi menurut saya sih, nggak juga. Nggak jarang, saya merasakan suasana yang begitu romantis saat bersama sahabat, keluarga, atau bahkan, orang yang baru saya kenal. Saya pun amat percaya bahwa romantisme atau keromantisan bisa terbangun asal momennya tepat. Dan kali ini, saya akan membahas romantisme Jakarta dalam 24 jam–seenggaknya, dalam versi saya. Continue Reading